Langsung ke konten utama

Minggu Pagi di Pasar Kakilangit, Mangunan

Minggu telah tiba .. minggu telah tibaa,  horeey ! Udah lama ga main kemana gitu . Ga pake basa basi aku chating konco dolan . Tadinya mau main berdua aja tapi kayaknya kurang seru gitu . Terus ngajak beberapa orang dan Yaaaa... tau lah orang sok sibuk pasti nolak . Akhirnya yang berangkat cuma 4 orang . Karena kami udah lama ga ketemu , aku mengajak mereka ke wisata alam mangunan . Tepat jam 5 kita udah berkumpul di jl imogiri dan langsung melanjutkan perjalanan . Jalanan masih sejuk , kabut masih menutupi persawahan dan jalan juga mulai berlalu lalang kendaraan . Saat itu perjalanan di gunung sedang ada perbaikan jalan untuk diperlebar. Agak ngeri sih banyak tanah dan pasir di aspalan . Setelah waktu kurang lebih 45 menit di tempuh kami sampai di pintu masuk mangunan dan membayar 12000 untuk dua orang . Kami lanjut perjalanan dan mem parkirkan motor . Disini ga diminta uang parkir ya . Karena kita sudah kesiangan, lokasi wisata tersebut sudah ramai pengunjung. Tapi tak masalah , kami masih bisa menikmati alam yang begitu indah . Matahari yang mulai muncul , kabut yang begitu tebal dan hamparan perbukitan asri yang disertai sungai dibawahnya . Selain menikmati pemandangan , kami juga melakukan selfi . Ada banyak spot foto disana . Dan tenang aja gratis kok . Tapi kalau mau bayar di aku gpp , via pulsa ya hehehe. . Matahari mulai terik , dan kabut mulai menipis perlahan pun menghilang. Ini saatnya kami pulang. Pulang? Udah gitu aja ? Kok ora asik dolanamu. Saat kami berempat pulang , kami melewati pasar kakilangit . Masa iya ga main dulu disana . Wajib mampirlah pokoknya! Jangan lupa parkir motor ya , harganya 2000 . Sebelum Masuk ke pasar kami tukar uang kertas kami menjadi uang kayu berbentuk koin . Ini nih yang bikin unik di pasar digital buatan genPI jogja. Pasar kakilangit merupakan wisata kuliner di mangunan yang buka Setiap Sabtu dan Minggu mulai jam 06.00 wib . menyajikan beragam kuliner tradisional, mulai dari Gudeg Mangar, Tahu Guling, Tiwul, Bubur Ndeso, hingga beragam menu angkringan. Hadirnya Pasar Kakilangit merupakan gagasan dari para pemuda yang tergabung dalam Generasi Pesona Indonesia (GenPi) Jogja. GenPi sendiri merupakan komunitas relawan yang berbasis media sosial untuk mempromosikan beragam destinasi wisata Indonesia. Disana penjualnya menggunakan pakaian adat, jangan mengira disana hanya ada makanan ya . Selain dijadikan tempat kuliner , pasar kakilangit juga menjual kerajinan tangan loh . Sering diadakan workshop, lomba foto, dolanan anak, dan selalu ada pertunjukan kesenian. Jangan hanya lihat , yok ikut belajar kesenian . Ga bayar dan pasti diajarin kok . Disaat laper kaya gini rasanya pengen beli semua makanan dan minuman disini .. enak pol! Murah lagi , gimana ga kepincut coba .. dengan uang 10000 udah dapat makan,camilan dan minuman . Lengkap! Setelah kenyang kami belajar bermain musik gejok lesung bersama warga yang sudah ada di panggung . Kami pun ikut bernyanyi dan menghibur pengunjung lainnya . Habis itu ? Pulang deh .. Pulang ke rumah masing masing. masa iya ke rumah mantan . Pacaran aja gak pernah hehehe Ga tau kenapa pasar kakilangit ini membuat kesan padaku . Disini aku punya cerita , disini pula aku membangun kenangan  . Bahagiaku  tersampaikan di tempat ini . #pasarkakilangit Ajak temenmu ke pasar kakilangit ya , ajak aku juga boleh . Find me on instagram! Terimakasih telah membaca , silakan tinggalkan komentar See you !

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rasa yang ada: Ruang Tengah cafe, Jogja

Mager banget sebenarnya buat keluar rumah. Rasanya daya magnet di kasur ku semakin kuat, pokoknya makin kuat. Tapi tiba-tiba ada chat masuk dari teman lama. Namanya Yola. Bukan yolanda sang kekasih andika rindu band heuheu. Hampir 5 tahun gak ketemu tiba-tiba dia ngajak meet up. Saat itu juga aku malak buat di traktir. Niat nya bercanda eh taunya di dapar gratisan beneran. Alhamdulillah rezeki anak soleh katanya. Tak usah pikir panjang mikir ita itu kami langsung milih tempat ini. Kami datang jam 10pagi. Ya maklum lah namanya juga tempat nongkrong pasti ramenya juga malam. Tapi apalah daya kalau sama sama pekerja jadi ga sengaja aja gitu pisa pas bareng hari liburnya.

Suasananya asik. Buat tipe introvert kaya aku sih enak enak aja. Nyaman, tenang, bersih dan lokasinya strategis. Buat yang suka foto atau selfi it.s okay lah ya. Tergantung pengambilannya. Buat yang habis olahraga di alun alun selatan boleh lah ya breakfast disini. Mau yang vegetable ada, yang bread juga ada. Tenang....…

Ada Yang Baru Nih di Bantul, R3 Cafe Namanya

Yuhu! Akhirnya aku nemu tempat nongki, ahai. Pokoknya yang kekinian dan lokasinya deket rumah. Sebenarnya di Jogja sendiri sudah ada banyak tempat ngopi ataupun tempat makan lainnya yang tak kalah asik sih. Tapi karena aku adalah tipe manusia yang mager, kadang buat keluar terlalu jauh cuma untuk cari makan tuh gimana ya? ah males banget. Ya kali, mending masak sendiri. Jadi, disini aku mau mengulas sedikit tentang R3 Cafe yang baru buka dan  lokasinya tak begitu jauh dari rumahku. Kamu bisa baca-baca dulu ulasan Disini
Tempat dan fasilitas
Tempat yang asik menurutku itu... yang pasti kekinian dan tetap tenang. Lokasinya di Brajan, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sudah ada di Google Map ya, jadi mudah untuk dicari. Untuk menuju ke R3 Cafe, kita masih bisa menjumpai beberapa sawah yang masih terbentang di pinggir jalan. Meskipun terkesan berada di plosok, tempat ini mudah dijangkau. Cukup 15 menit dari pusat kota dengan lalu lintas senggang. Karena tidak berad…

Sate Ratu, Sajian khas Indonesia dengan rasa mendunia

Bang, satenya bang...

Familiar tidak dengan kalimat diatas? Pastinya tidak dong, hehehe. Kamu suka makan sate? Atau setidaknya pernah makan satu sate atau tujuh tusuk sate gitu untuk mencicipi? Pasti tau dong makanan khas Indonesia yang satu ini. Makanan yang terbuat dari daging yang di potong kecil-kecil lalu ditusuk dengan lidi kemudian dibakar dan diberi bumbu. Seiring berjalannya waktu, bumbu pada sate tak hanya berbahan dasar kacang saja, namun sudah banyak variasi resepnya. Cara penyajiannya pun ada banyak pilihan, sate bisa ditata biasa atau di ikat dan diberdirikan supaya lebih menarik. Selain disajikan diatas piring, penyajian sate juga bisa di pincuk, yaitu penyajian menggunakan daun pisang menyerupai bentuk kerucut terbalik yang disematkan menggunakan lidi. Pincuk ini masih banyak dijumpai pada penjual sate keliling.
Ngomongin soal sate, pernahkah kamu makan sate tapi kadang nemu yang belum matang sepenuhnya? Atau malah ada sisinya yang gosong? Belum lagi kalau satenya sa…