Langsung ke konten utama

Rasa yang ada: Disawa Pawon, Tempat Santai Untuk Bersantap




Akhir-akhir ini hoax semakin bermunculan. Politik semakin memanas. Berita di TV biasanya korupsi dan kriminalitas. Tugas kampus juga menumpuk tiada habisnya. Di rumah terus juga bosen. Benar-benar memang benar!  rasanya aku ingin pergi melepas penat yang tak beraturan. Aku harus keluar rumah dan mencari sesuatu yang baru. 




Yang benar saja, aku bertemu dengan rumah makan dengan suasana yang berbeda namanya Disawa Pawon, terletak di Jalan Sawahan Lor, Demangan, Wedomartani, Ngemplak Sleman yang lokasinya tak jauh dari objek wisata Blue Lagoon. Untuk lebih mudahnya bisa dicari menggunakan GPS. Karena warnanya yang mencolok, rumah makan ini mudah untuk ditemukan. Saat sampai, kuparkirkan motor di halaman yang begitu luas dan terlihat anyaman bambu berukuran besar bertuliskan Disawa Pawon dengan penuh warna. Seketika aku merasa pulang ke rumah sendiri melihat rumah berbentuk limasan dengan cat berwarna kuning dan hijau disertai hasil panen berupa padi dan jagung yang masih digantung dan iringan lagu lama mengingatkanku pada masa kecil. Jauh dari hiruk pikuk dan bisingnya kota menjadi daya tarik tersendiri di rumah makan ini.




   

 

Selain bercocok tanam dan berfoto memakai kostum atau atribut yang telah disediakan, Disawa Pawon juga menawarkan berbagai olahan makanan dan minuman tradisional. Pengunjung dapat melihat bahan-bahan masakan yang akan diproses dan melihat secara langsung bagaimana memasak dengan menggunakan kayu bakar. Satu hal yang membuat rasa masakan enak dan berbeda yaitu bahan-bahannya yang didatangkan dari daerah tersebut dan diambil langsung dari panen sendiri yang kemudian baru diolah, membuat masakan memiliki cita rasa yang fresh atau segar, misalnya menu yang kunikmati siang ini yaitu satu paket Nila goreng berisi ikan goreng dengan rasa yang enak, sambal yang pedas tapi nagih, sayur, tahu, nasi berbentuk tumpeng yang terdiri dari beras merah dan putih, dan sate lilit dengan rasa khas rempah-rempahnya. Porsinya benar-benar membuat perut kenyang sesuai dengan harganya. Harga makanan sangat terjangkau mulai dari Rp5.000 hingga Rp25.000.  Begitu juga dengan minumannya, dengan harga Rp5.000 hingga Rp20.000 sudah bisa memilih berbagai macam minuman seperti teh, jeruk, softdrink, jamu, aneka macam kopi, dan minuman khas seperti es teler disawa.




Tempat makan yang baru buka satu bulan ini begitu nyaman dan membuat pengunjung betah di sini. Ruangan yang tak bersekat dan begitu luas membuat pengunjung tak perlu risau untuk memilih tempat duduk. Disediakan meja kursi di teras depan rumah membuat tamu bisa bersantap sambil menatap hamparan sawah, jalan bebatuan, dan taman bunga yang berwarna-warni. Tapi bisa juga nih bersantap di dalam sambil melihat pemandangan berupa gunung merapi pada waktu pagi atau siang hari. Rumah makan yang telah banyak didatangi tamu dari mancanegara maupun lokal ini buka pada pukul 11.00 hingga 21.00 WIB


Memanfaatkan properti yang ada hehe ^.^




Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rasa yang ada: Ruang Tengah cafe, Jogja

Mager banget sebenarnya buat keluar rumah. Rasanya daya magnet di kasur ku semakin kuat, pokoknya makin kuat. Tapi tiba-tiba ada chat masuk dari teman lama. Namanya Yola. Bukan yolanda sang kekasih andika rindu band heuheu. Hampir 5 tahun gak ketemu tiba-tiba dia ngajak meet up. Saat itu juga aku malak buat di traktir. Niat nya bercanda eh taunya di dapar gratisan beneran. Alhamdulillah rezeki anak soleh katanya. Tak usah pikir panjang mikir ita itu kami langsung milih tempat ini. Kami datang jam 10pagi. Ya maklum lah namanya juga tempat nongkrong pasti ramenya juga malam. Tapi apalah daya kalau sama sama pekerja jadi ga sengaja aja gitu pisa pas bareng hari liburnya.

Suasananya asik. Buat tipe introvert kaya aku sih enak enak aja. Nyaman, tenang, bersih dan lokasinya strategis. Buat yang suka foto atau selfi it.s okay lah ya. Tergantung pengambilannya. Buat yang habis olahraga di alun alun selatan boleh lah ya breakfast disini. Mau yang vegetable ada, yang bread juga ada. Tenang....…

Ada Yang Baru Nih di Bantul, R3 Cafe Namanya

Yuhu! Akhirnya aku nemu tempat nongki, ahai. Pokoknya yang kekinian dan lokasinya deket rumah. Sebenarnya di Jogja sendiri sudah ada banyak tempat ngopi ataupun tempat makan lainnya yang tak kalah asik sih. Tapi karena aku adalah tipe manusia yang mager, kadang buat keluar terlalu jauh cuma untuk cari makan tuh gimana ya? ah males banget. Ya kali, mending masak sendiri. Jadi, disini aku mau mengulas sedikit tentang R3 Cafe yang baru buka dan  lokasinya tak begitu jauh dari rumahku. Kamu bisa baca-baca dulu ulasan Disini
Tempat dan fasilitas
Tempat yang asik menurutku itu... yang pasti kekinian dan tetap tenang. Lokasinya di Brajan, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sudah ada di Google Map ya, jadi mudah untuk dicari. Untuk menuju ke R3 Cafe, kita masih bisa menjumpai beberapa sawah yang masih terbentang di pinggir jalan. Meskipun terkesan berada di plosok, tempat ini mudah dijangkau. Cukup 15 menit dari pusat kota dengan lalu lintas senggang. Karena tidak berad…

Sate Ratu, Sajian khas Indonesia dengan rasa mendunia

Bang, satenya bang...

Familiar tidak dengan kalimat diatas? Pastinya tidak dong, hehehe. Kamu suka makan sate? Atau setidaknya pernah makan satu sate atau tujuh tusuk sate gitu untuk mencicipi? Pasti tau dong makanan khas Indonesia yang satu ini. Makanan yang terbuat dari daging yang di potong kecil-kecil lalu ditusuk dengan lidi kemudian dibakar dan diberi bumbu. Seiring berjalannya waktu, bumbu pada sate tak hanya berbahan dasar kacang saja, namun sudah banyak variasi resepnya. Cara penyajiannya pun ada banyak pilihan, sate bisa ditata biasa atau di ikat dan diberdirikan supaya lebih menarik. Selain disajikan diatas piring, penyajian sate juga bisa di pincuk, yaitu penyajian menggunakan daun pisang menyerupai bentuk kerucut terbalik yang disematkan menggunakan lidi. Pincuk ini masih banyak dijumpai pada penjual sate keliling.
Ngomongin soal sate, pernahkah kamu makan sate tapi kadang nemu yang belum matang sepenuhnya? Atau malah ada sisinya yang gosong? Belum lagi kalau satenya sa…