Nyantai di Pantai yuk!


Ibarat bunga, kami melewati masa kuncup. Sama-sama berusaha menjadi yang indah. Hingga tiba saat ini, kami saling mekar. Warna-warna yang berbeda membuat kami saling mengerti warna satu sama lain. Yang jelas saat kami mekar bersama, dunia serasa hanya milik kami. Kami lah penguasa taman ini.

Namun, aku tidak akan bercerita mengenai taman. Aku akan bercerita tentang pantai. Deburan ombak yang riuh. Bebatuan karang yang berkilau terkena cahaya. Bahkan canda tawa ketika kita bersama. Kali ini kami pergi ke suatu pantai di Gunungkidul. Namanya pantai Siung. Pantai ini terkenal dengan  keberadaan batu karangnya. Batu karang yang berukuran raksasa di sebelah barat dan timur pantai ini memiliki peranan yang terbilang cukup penting, tidak hanya menjadi penambah keindahan, tebing-tebingnya pun sering digunakan menjadi spot panjat tebing. Karena letaknya yang berada di Kecamatan Tepus, Dusun Wates, Desa Purwodadi, Kabupaten Gunung Kidul, provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dibutuhkan waktu kurang lebih dua jam dari pusat kota Jogja. Tapi siapa sangka, dengan perjalanan yang begitu lama, untuk menemuinya kamu bakal melewati banyak pantai lainnya yang saling berdekatan.

Janji berangkat pagi pun bukan berarti tidak ada drama diantara kami. Jam 6 berangkat pada kenyataannya jam 9 baru otw. Kamu pernah merasakan hal yang sama ? Sepertinya itu hal yang sudah biasa. Lets go girl !! Jangan pernah beracuan pada ekspektasi, Karena kenyataan lebih indah untuk dinikmati. Sama seperti kami yang sesaat telah tiba di pantai. Byuuuur!! Mari berenang di tepi pantai. Ini adalah foto mereka yang katanya "ga ke pantai kalau ga basah"

Kami yang tidak main air, cukup berfoto, mencari rumput laut di sela-sela karang, mengumpulkan kerang, dan menikmati indahnya ciptaan tuhan yang satu ini. Satu hal yang aku suka ketika di pantai, aku melihat hamparan pasir. Kadang seperti ada bayangan besar yang berlari terbawa angin. Begitu juga saat aku menatap langit, terlihatlah awan yang selalu bergerak. Semua itu membuatku sadar akan banyak hal. Mulai dari masa lalu, kehidupan saat ini, dan harapan yang selalu kudambakan.


Matahari semakin terik dan pengunjung semakin banyak. Ini waktunya kami untuk pulang. Mari pulang.. marilah pulang.. bersama sama... (nyanyi dalam hati). 

FYI, aku tadi lewat jalan yang sepi. Di area pantai sudah tersedia penginapan, toko oleh-oleh dan tempat makan yang mudah di cari. Walaupun jalanan sudah beraspal, kamu harus tetap berhati-hati dengan jalan yang berkelok dan harus bergantian jika ada bus yang saling berpapasan. Kemacetan di hari-hari libur juga musti dipertimbangkan karena akan menambah waktu yang terbuang ketika di perjalanan. Sama sepertiku kali ini, yang datang di hari Minggu dan  perjalanan menjadi satu jam lebih lama karena macet

Mong-omong... coba jawab tebakan ini !
Ada di pantai, selalu ditunggu dan sukanya ngejar. Apa ya ? -Boleh juga jawab di dm ig @ikatcn
Selamat berlibur gas! Gas atau gaes?

Tempat romantis di Jogja yang perlu dikunjungi

Komentar

Posting Komentar