Langsung ke konten utama

Ada Yang Baru Nih di Bantul, R3 Cafe Namanya



Yuhu! Akhirnya aku nemu tempat nongki, ahai. Pokoknya yang kekinian dan lokasinya deket rumah. Sebenarnya di Jogja sendiri sudah ada banyak tempat ngopi ataupun tempat makan lainnya yang tak kalah asik sih. Tapi karena aku adalah tipe manusia yang mager, kadang buat keluar terlalu jauh cuma untuk cari makan tuh gimana ya? ah males banget. Ya kali, mending masak sendiri. Jadi, disini aku mau mengulas sedikit tentang R3 Cafe yang baru buka dan  lokasinya tak begitu jauh dari rumahku. Kamu bisa baca-baca dulu ulasan Disini

Tempat dan fasilitas
Tempat yang asik menurutku itu... yang pasti kekinian dan tetap tenang. Lokasinya di Brajan, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sudah ada di Google Map ya, jadi mudah untuk dicari. Untuk menuju ke R3 Cafe, kita masih bisa menjumpai beberapa sawah yang masih terbentang di pinggir jalan. Meskipun terkesan berada di plosok, tempat ini mudah dijangkau. Cukup 15 menit dari pusat kota dengan lalu lintas senggang. Karena tidak berada persis di pusat kota, suasananya begitu tenang.  Mantap deh kalau buat ngerjain tugas. Cafe ini punya dua lantai. Lantai bawah terdapat beberapa meja yang tersusun rapi, yang mau lesehan juga ada nih. Tepat disebelah cafe ini adalah sawah. Jadi, kita bisa melihatnya langsung lewat jendela. Seger deh dipandang, apalagi diwaktu senja. Untuk lantai atas, meja dan kursi di bagi menjadi beberapa bagian. Kamu lebih nyaman duduk di kursi kayu atau di sofa?  Kalau aku sih lebih nyaman duduk di sebelah kamu >.<  Beberapa fasilitas disini selain tempat parkir ada juga toilet, mushola, mau karaoke juga bisa, dan juga ada spot foto. Beberapa sudut di R3 Cafe ini instagramable loh buat foto.


Menu dan Harga
Menu disini sangat beragam, mulai dari minuman dan juga makanannya. Untuk makanan andalan di R3 Cafe ini kalau tidak salah ada tiga, yaitu Nasi Goreng Kemangi, Mie Rempah, dan Rice Platter. Tapi bukan hanya itu saja ya menunya. Untuk makanan lainnya ada steak, pasta, toast, dan lain-lain.  Kalau udah pesan makan jangan lupa pesan minumannya juga ya. Kamu suka moctail, squash, mujito, tea, atau coffee?  Kalau aku sih suka kamu eaaa >.<  Soal harga gimana? Mahal? Atau mahal banget? Harganya masih normal ya gaes, aman terkendali deh untuk kantong mahasiswa. harganya mulai dari Rp 10.000 sampai Rp 30.000 an.


Waktu itu aku datang bersama teman dan adikku. Suasananya rame asik deh pokoknya. Saat menapakkan kaki dilantai dua, kami langsung disambut hangat oleh mas mas. Hiya! Mas mas? Haha.. Lalu kami memilih meja nomor 22. Selain suka sama masnya, eh! Maksudnya suka sama *nomernya* dan juga lokasinya yang strategis menjadi pilihan kami untuk dijadikan tempat bersantap. Lantas kami diberi daftar menu, dan cuuus! Pilih dipilih dipilih..



Ini dia pesanan kami. Rice platter, sajian diatas hotplate yang terdiri dari nasi putih, mix vegetable, dengan daging ayam dan mushroom sauce diatasnya. Mie rempah, masih dengan mix vegetable, mie ini diberi isian potongan sosis dan ham. Untuk minumannya kami pesan Lecy squash, oreo blend, dan avocado blend.
Soal penampilan dan rasa menurutku sih, gimana ya? Bilang gak nih? No coment aja ya.
Langsung ke R3 Cafe aja deh kalau penasaran. Ajak aku juga boleh :)

Komentar

  1. Tempat nya comfy. Ajakin aku ke sana dong 😄

    BalasHapus
  2. Tempat nya comfy. Ajakin aku ke sana dong 😄

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayok, besok aku ajak ya kak, klo pas ada diskon. Hihihi

      Hapus
  3. aku kapan ditraktir di sana dek?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yaaah, kemaren mau traktir tapi lupa ngabarin :p

      Hapus
  4. Wkwkek...malah jadi penasaran sama cerita tentang masnya...😂😂

    Dari tampilan hidangannya sepertinya enak..mau ah kapan2 coba..minta yang punya buat undang kita doong...nanti kita ulas bersama...😉

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waduh kok mas nya hahah. Boleh deh bsk dicoba

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rasa yang ada: Ruang Tengah cafe, Jogja

Mager banget sebenarnya buat keluar rumah. Rasanya daya magnet di kasur ku semakin kuat, pokoknya makin kuat. Tapi tiba-tiba ada chat masuk dari teman lama. Namanya Yola. Bukan yolanda sang kekasih andika rindu band heuheu. Hampir 5 tahun gak ketemu tiba-tiba dia ngajak meet up. Saat itu juga aku malak buat di traktir. Niat nya bercanda eh taunya di dapar gratisan beneran. Alhamdulillah rezeki anak soleh katanya. Tak usah pikir panjang mikir ita itu kami langsung milih tempat ini. Kami datang jam 10pagi. Ya maklum lah namanya juga tempat nongkrong pasti ramenya juga malam. Tapi apalah daya kalau sama sama pekerja jadi ga sengaja aja gitu pisa pas bareng hari liburnya.

Suasananya asik. Buat tipe introvert kaya aku sih enak enak aja. Nyaman, tenang, bersih dan lokasinya strategis. Buat yang suka foto atau selfi it.s okay lah ya. Tergantung pengambilannya. Buat yang habis olahraga di alun alun selatan boleh lah ya breakfast disini. Mau yang vegetable ada, yang bread juga ada. Tenang....…

Sate Ratu, Sajian khas Indonesia dengan rasa mendunia

Bang, satenya bang...

Familiar tidak dengan kalimat diatas? Pastinya tidak dong, hehehe. Kamu suka makan sate? Atau setidaknya pernah makan satu sate atau tujuh tusuk sate gitu untuk mencicipi? Pasti tau dong makanan khas Indonesia yang satu ini. Makanan yang terbuat dari daging yang di potong kecil-kecil lalu ditusuk dengan lidi kemudian dibakar dan diberi bumbu. Seiring berjalannya waktu, bumbu pada sate tak hanya berbahan dasar kacang saja, namun sudah banyak variasi resepnya. Cara penyajiannya pun ada banyak pilihan, sate bisa ditata biasa atau di ikat dan diberdirikan supaya lebih menarik. Selain disajikan diatas piring, penyajian sate juga bisa di pincuk, yaitu penyajian menggunakan daun pisang menyerupai bentuk kerucut terbalik yang disematkan menggunakan lidi. Pincuk ini masih banyak dijumpai pada penjual sate keliling.
Ngomongin soal sate, pernahkah kamu makan sate tapi kadang nemu yang belum matang sepenuhnya? Atau malah ada sisinya yang gosong? Belum lagi kalau satenya sa…