Langsung ke konten utama

Hits !! 360 Dome Theatre Sebagai Wisata Baru di Jogja

(Tampak dari luar. Doc.Pribadi)

Kalau pas puasa gini, lihat foto diatas kok mirip mochi isi es krim ya ? Duh bahaya ini yang dipikir kok makanan terus. Daripada puasa-puasa gini mikirin makanan, mending jalan-jalan kuy ! Di Jogja kan ada banyak objek wisata yang bisa dikunjungi, mulai dari wisata alam, sejarah, kuliner, dan masih banyak lagi. Semua pilihan wisata tersebut sudah tersaji di berbagai media sosial yang dapat dicari dalam satu genggaman melaui teknologi yang saat ini digemari. Yup Smartphone namanya.

(Pintu masuk 360 Dome Theatre dan Cafe. Doc. Pribadi)

Bicara soal teknologi, ada loh wisata edukasi berbasis teknologi yang benar-benar canggih, namanya 360 Dome Theatre. Harus ke luar negeri dulu ya ? Korea atau Hongkong nih ? Bukan dong. Tak perlu -jauh lagi untuk menemukannya. Karena saat ini 360 Dome Theatre telah hadir di Jogja sejak diresmikannya pada 1 Mei 2019 yang lalu.


360 Dome Theatre berada di Komplek Pyramid Jalan Parangtritis Km 5,5 Bangunharjo, Tarudan, Bangunharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta. Lebih mudah ditemukan juga karena bisa dicari menggunakan Google Maps. Karena jaraknya sekitar 6 Km dan tidak jauh dari Malioboro, perjalanan dapat ditempuh sekitar 10-20 menit menggunakan kendaraan bermotor dengan lalu lintas lancar.

Untuk tiket masuk pengunjung akan dikenakan biaya per orang sebesar Rp 25.000 untuk umum dan Rp 15.000 untuk anak-anak dengan usia 2-5 tahun. Mulai tanggal 30 Mei 2019, 360 Dome Theatre mulai buka jam 14.00 dan film nya juga tayang pada jam 17.00 , 18.00, 19.00, 20.00, dan 21.00. Sebelum memasuki bagian dalam 360 Dome Theatre pastikan untuk baca tata tertib terlebih dulu, seperti dilarang membawa makanan dan minuman, dilarang merokok, HP di mode silent, dan masih banyak lagi.

(Pintu masuk dome. Doc.Pribadi)

Saat memasuki 360 Dome Theatre pengunjung akan disambut dengan udara yang dingin dari AC dan proyektor canggih berbentuk kubah raksasa disertai audio dan sound efek yang memuaskan. Tentunya dilengkapi dengan lantai yang beralaskan rumput sintetis sehingga membuat pengunjung sangat nyaman untuk duduk maupun berbaring sambil melihat layar yang begitu besar.

(Doc.Pribadi)

Film yang di putar juga beragam, salah satunya berjudul Amazing Planet yang disampaikan menggunakan Bahasa Inggris. Didalamnya menceritakan bagaimana terbentuknya bumi, dan planet-planet sekitarnya. Serunya lagi, ada video kompilasi berupa animasi yang seolah-olah membuat penonton seperti melihat film 3D. Keren kan ya.

(Area Dome Cafe. Doc. Pribadi) 

Selain nonton film, pengunjung juga bisa mampir ke food court di area Dome Cafe. Banyak menu yang dapat dipesan di tempat ini. Ada seblak, bakmi jawa, kebab, mie ayam bakso, dan makanan cepat saji lainnya. Sedangkan untuk minumannya juga beragam pilihannya.  Ada aneka soda, aneka teh, kopi, dan lain-lain. Harganya terjangkau mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 25.000. Kalau yang jadi menu favoritku adalah dimsum, karena rasanya yang memang enak. Kebab juga aku suka. Eh tapi semua juga enak ding.

(Suasana Dome Cafe malam hari. Doc. Pribadi) 

Selain tempatnya yang luas, suasananya juga nyaman dan terlihat bersih secara keseluruhan. Apalagi saat suasana malam, lampu-lampu mulai menyala dan mempercantik tempat ini. Selain food court , fasilitas lain yang disediakan adalah lahan parkir yang luas, mushola, toilet dan yang tak kalah ketinggalan adalah beberapa spot foto yang disediakan oleh pengelola.

(Beberapa spot foto. Doc.Pribadi) 

Menurutku 360 Dome Theatre yang ada di Yogyakarta ini memberikan pengalaman yang sangat menghibur, mengedukasi, dan cocok untuk dikunjungi bersama keluarga maupun teman.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rasa yang ada: Ruang Tengah cafe, Jogja

Mager banget sebenarnya buat keluar rumah. Rasanya daya magnet di kasur ku semakin kuat, pokoknya makin kuat. Tapi tiba-tiba ada chat masuk dari teman lama. Namanya Yola. Bukan yolanda sang kekasih andika rindu band heuheu. Hampir 5 tahun gak ketemu tiba-tiba dia ngajak meet up. Saat itu juga aku malak buat di traktir. Niat nya bercanda eh taunya di dapar gratisan beneran. Alhamdulillah rezeki anak soleh katanya. Tak usah pikir panjang mikir ita itu kami langsung milih tempat ini. Kami datang jam 10pagi. Ya maklum lah namanya juga tempat nongkrong pasti ramenya juga malam. Tapi apalah daya kalau sama sama pekerja jadi ga sengaja aja gitu pisa pas bareng hari liburnya.

Suasananya asik. Buat tipe introvert kaya aku sih enak enak aja. Nyaman, tenang, bersih dan lokasinya strategis. Buat yang suka foto atau selfi it.s okay lah ya. Tergantung pengambilannya. Buat yang habis olahraga di alun alun selatan boleh lah ya breakfast disini. Mau yang vegetable ada, yang bread juga ada. Tenang....…

Ada Yang Baru Nih di Bantul, R3 Cafe Namanya

Yuhu! Akhirnya aku nemu tempat nongki, ahai. Pokoknya yang kekinian dan lokasinya deket rumah. Sebenarnya di Jogja sendiri sudah ada banyak tempat ngopi ataupun tempat makan lainnya yang tak kalah asik sih. Tapi karena aku adalah tipe manusia yang mager, kadang buat keluar terlalu jauh cuma untuk cari makan tuh gimana ya? ah males banget. Ya kali, mending masak sendiri. Jadi, disini aku mau mengulas sedikit tentang R3 Cafe yang baru buka dan  lokasinya tak begitu jauh dari rumahku. Kamu bisa baca-baca dulu ulasan Disini
Tempat dan fasilitas
Tempat yang asik menurutku itu... yang pasti kekinian dan tetap tenang. Lokasinya di Brajan, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sudah ada di Google Map ya, jadi mudah untuk dicari. Untuk menuju ke R3 Cafe, kita masih bisa menjumpai beberapa sawah yang masih terbentang di pinggir jalan. Meskipun terkesan berada di plosok, tempat ini mudah dijangkau. Cukup 15 menit dari pusat kota dengan lalu lintas senggang. Karena tidak berad…

Sate Ratu, Sajian khas Indonesia dengan rasa mendunia

Bang, satenya bang...

Familiar tidak dengan kalimat diatas? Pastinya tidak dong, hehehe. Kamu suka makan sate? Atau setidaknya pernah makan satu sate atau tujuh tusuk sate gitu untuk mencicipi? Pasti tau dong makanan khas Indonesia yang satu ini. Makanan yang terbuat dari daging yang di potong kecil-kecil lalu ditusuk dengan lidi kemudian dibakar dan diberi bumbu. Seiring berjalannya waktu, bumbu pada sate tak hanya berbahan dasar kacang saja, namun sudah banyak variasi resepnya. Cara penyajiannya pun ada banyak pilihan, sate bisa ditata biasa atau di ikat dan diberdirikan supaya lebih menarik. Selain disajikan diatas piring, penyajian sate juga bisa di pincuk, yaitu penyajian menggunakan daun pisang menyerupai bentuk kerucut terbalik yang disematkan menggunakan lidi. Pincuk ini masih banyak dijumpai pada penjual sate keliling.
Ngomongin soal sate, pernahkah kamu makan sate tapi kadang nemu yang belum matang sepenuhnya? Atau malah ada sisinya yang gosong? Belum lagi kalau satenya sa…