Pengalaman Keluar Masuk Warnet, Ngapain Aja ?

Sumber foto: https://pin.it/ZQju8za

Keberadaan Komputer maupun laptop saat ini sangat penting bagi beberapa orang, terutama untuk mereka yang bekerja di perusahaan-perusahan yang mumpuni. Tak hanya itu saja, para pelajar dan mahasiswa juga dituntut mau tidak mau untuk mengikuti perkembangan yang serba canggih ini. Bahkan memang ada pengajar yang menuntut anak didiknya untuk memiliki benda ini. Tak masalah karena memang dunia semakin berkembang dan kita harus selalu mengejarnya.

Meski saya besar di kota, nyatanya saya merasa sedikit tertinggal dengan teknologi yang satu ini. Saat duduk dibangku sekolah dasar, benda ini hanya ada di ruang guru saja. Jangankan pegang, dapat pembelajarannya secara teoripun tidak. Hingga pada akhirnya sekitar kelas lima ada salah satu teman yang mengajak saya ke wanet. Bukan untuk diajarkan, tapi disuruh nemenin dan sampai menghabiskan beberapa waktu diwarnet hanya untuk main game.

Oh, jadi gitu... Mulai dari situlah aku memberanikan diri datang ke warnet sendirian. Pertamanya sih bingung, kirain tinggal pakai saja, buka google, tulis website, langsung ngegame. Ya maaf kalau udik, ternyata ngisi nama saja masih bingung sampai panggil yang jaga warnet. Selain tu, aku dan beberapa teman kala itu kalau ke warnet kadang rombongan juga. Selain main game kita juga lihat foto-foto penampakan lewat website primbon.

Baca juga Hijrahku Dalam Media Sosial Dari Tahun Ke Tahun

Kebiasaan ke warnet ini terus berlangsung sampai saya duduk dibangku SMP. Apalagi saat itu sudah mulai mengenal jejaring sosial seperti Friendster dan Facebook. Setiap malam Minggu saya menghabiskan beberapa jam hanya untuk main Facebook dan game. Hingga naik kelas tiga, kebiasaan itu saya kurangi karena tugas mulai banyak. Beberapa tugas juga sudah mulai diperintahkan untuk diprint. Pelajaran Teknik Informasi dan Komputer (TIK) juga mulai saya dapatkan di SMP. Saat kelulusanpun pendaftaran SMA juga dilakukan secara online. Mau tidak mau harus bolak-balik ke warnet, hingga tiba waktunya pengumuman saya semalaman dirumah tetangga menatap laptop hanya untuk menunggu hasilnya. Btw, saya sampai punya tiga warnet langganan.


Saya akhirnya diterima di SMKN 4 Yk. Dari kelas satu itu saya dibelikan laptop second merk compaq untuk menunjang pengerjaan tugas. Pada saat kelas dua dan tiga laptop ini sering saya bawa ke sekolah. Selain untuk presentasi dan mengerjakan tugas kelompok, laptop ini juga digunakan untuk nobar di kelas. Nobar rutin dihari Jumat, dari film komedi hingga film horor. Seiring berjalannya waktu laptop jaman sekarang semakin canggih, banyak merk-merk baru bermunculan dengan model dan desain yang beranekaragam. Sayapun masih setia dengan compaq hingga Saat ini, dari yang dulu pakai modem sekarang pakai wifi.


-Artikel ini dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah Sistem Informasi Pariwisata dan Hospitality

You Might Also Like

0 komentar