Teman Setia Di Minggu Pagi

by - Februari 25, 2020

Sumber foto: https://pin.it/7IrvWfn

Kenalan sama televisi (TV) sejak kapan ya, kalau gak salah dari kecil sudah kenal sih. Dulu ya, pertama lihat TV, gambar di layarnya memang sudah berwarna. Tapi, modelnya masih jadul. Bentuknya seperti lemari, saat akan menyalakan TV pintunyanya harus dibuka dengan cara di geser terlebih dahulu dan itu benar-benar berat untuk anak usia 4 tahun sepertiku kala itu. Pengalaman pahitnya, pernah dagu sampai berdarah karena terjepit diantara pintu TV. Nyatanya peristiwa itu justru dikenang hingga hari ini.

Baca juga Kisah Radio Di Atas Meja

Seiring berjalannya waktu, bentuk TV mulai berubah. Saat pindah rumah, TV yang kulihat juga sudah mulai berubah. TV tabung berukuran 14 inch bermerek AKARI. Teman dikala hari Minggu tiba, sekitar pukul enam pagi rutinasku dimulai. Apalagi jika bukan marathon nonton kartun. Dari yang aktivitas makan pagi sampai ketiduran pun didepan TV. Gara-gara alat komunikasi ini juga yang sering bikin malas mandi saat kecil dulu, rasanya tak mau sedetikpun tayangan terlewatkan begitu saja.

Keseruan lain yang pernah saya rasakan kalau sedang bicara soal TV adalah masa-masa mudik ditempat simbah. Yang namanya TV itu, yang punya cuma satu dua orang saja. Jadi setiap malam nonton bareng dong. Dari anak-anak sampai simbah-simbah kumpul di satu rumah, rame ! Mau cuaca panas berdesakan sampai cuaca yang hujan lebat pasti ada-ada saja yang datang. Apa yang dilihat ? Sinetron dong, yang paling saya ingat adalah Cinta Fitri season satu sampai tujuh.
Sekitar tahun 2010 barulah saya mengenal dengan yang namanya TV Layar datar. Keren banget dah pada masanya, depannya datar meski belakangnya tetep gede. Apalagi ukurannya 21 inch bermerk LG, makin betah nonton TV. Sampai sekarang pun masih ada meski jarang di nyalakan. Nanun dengan seiringnya waktu, muncul lagi TV bermodel LED. Sempat menikmati masa-masa udik lihat TV secanggih ini di rumah teman yang sebenarnya tidak begitu akrab, gara-gara TV ini jadi sering main kerumahnya hanya untuk nonton TV. Tapi, lagi-lagi benda satu ini sekarang kalah dengan yang namanya YouTube, secara aplikasi tersebut adalah segalanya. Mudah dibawa kemanapun dan apa saja bisa ditonton. Tak masalah, Minggu pagiku masih digunakan untuk nonton kartun bersama adik meski tak selama dulu.


-Artikel ini dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah Sistem Informasi Pariwisata dan Hospitality

You May Also Like

0 komentar