Rawa Kalibayem, wisata air tersembunyi di Bantul

 


Rawa Kalibayem, wisata air tersembunyi di Bantul. Pernahkah kamu mendengar fenomena alam yang terbentuk hanya dalam satu malam ? Apakah benar-benar ada hal semacam itu ? Kali ini aku gowes pagi di seputaran Bantul dengan tujuan utama ke Rawa Kalibayem. Sebuah destinasi yang tersembunyi berupa wisata air. Singkat cerita sebelum dikelola dan menjadi tempat wisata, dahulu rawa ini sempat bikin "geger" warga di sekitarnya. Bagaimana tidak, tempat yang sebelumnya merupakan area persawahan dan pemukiman warga ini tiba-tiba ambles.

Iya, ambles ! Tenggelam begitu saja setelah terjadi hujan yang sangat deras di Yogyakarta kala itu. Gak cuma masyarakat sekitar, tapi ada orang-orang yang berasal dari luar Yogyakarta datang untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi di daerah tersebut. Tanah yang ambles itu berubah menjadi rawa hingga saat ini. Penasaran gak dengan kondisinya yang sekarang ? Saat ini Rawa Kalibayem telah dipercantik menjadi wisata air yang dapat dijangkau oleh siapapun tanpa dipungut biaya masuk. Konon katanya tempat ini dulunya juga pernah dijadikan sebagai tempat uji coba kapal selam buatan Indonesia, simak ceritanya di Sejarah Kapal Selam Indonesia yang Terseret Torpedo di Kalibayem.

Wisata air di Bantul ini ramai dikunjungi setiap harinya ketika sore hari. Banyak orang tua yang mengajak anaknya datang kemari karena ada jajanan ringan dan beberapa wahana permainan seperti odong-odong. Sedangkan untuk wisata airnya ada perahu dayung, getek, dan sepeda air berbentuk bebek. Wisatawan yang ingin menikmati wahana ini hanya perlu merogoh kocek 5000 saja per orang. Ketika malam tiba, para pemancing mulai berdatangan dan beraksi untuk mencari ikan bahkan sampai pagi. Saat hari libur tiba, Rawa Kalibayem yang ikonik dengan patung besar berwarna putih dan berbentuk Semar ini ramai dikunjungi para pegiat olah raga seperti senam bersama, bahkan menjadi tempat jujugan para pesepeda melepas lelah. Tempat ini juga cocok digunakan untuk bersantai. Udaranya yang sejuk dan lingkungannya yang bersih membuat pengunjung merasa nyaman.

Rawa Kalibayem yang saat ini telah menjadi tempat wisata sudah memiliki fasilitas umum seperti taman bermain dan tempat makan, salah satunya adalah warung soto. Deretan warung lainnya juga menjual nasi lauk, minuman, dan aneka camilan. Meski begitu, sayangnya wisata ini tidak terlalu ramai tiap harinya, pengunjungpun hanya dari warga sekitar saja. Bentar deh, aku mau sedikit cerita nih. Akhir-akhir ini aku mulai olahraga dari yang senam, sepedaan, hingga jogging di Stadion Sultan Agung. Ini semua terjadi ketika berat badanku mulai naik banyak dan baru sadar kudu olahraga. Terus mulai ada gejala mudah lelah dan lapar, sering ngantuk gitu. Lalu bagaimana denganmu, apakah kamu juga olahraga hanya diwaktu yang diinginkan saja ?

Untuk menuju destinasi ini sangatlah mudah, Rawa Kalibayem berlokasi di Jl. Sidorejo, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dari kampus UPY (Universitas PGRI Yogyakarta) kamu bisa kearah barat lalu belok ke selatan. Jika masih ragu menggunakan google maps, kamu bisa menemukan tempat ini dengan JPS alias Jawaban Penduduk Setempat. Kamu bisa bertanya pada penduduk sekitar yang ramah-ramah. Jangan lupa siapkan uang tambahan jika kamu ingin mencoba wahana perahu sepeda atau kapal getek ya. Happy holiday gaess !

You Might Also Like

0 komentar