Mimori, Pagelaran Seni Pantomim dan Pameran Arsip di Yogyakarta

Posting Komentar

 

Mimori Pantomim
Mimori Pantomim
Mimori, Pagelaran Seni Pantomim dan Pameran Arsip di Yogyakarta resmi dibuka pada Rabu, 19 Oktober 2022 di Taman Budaya Yogyakarta. Pertunjukan seni ini menjadi yang pertama kalinya diselenggarakan, terlebih lagi setelah dua tahun pandemi Covid-19 yang membuat Yogyakarta membatasi aktivitas seni budaya yang ada. 

Mimori merupakan akronim dari dua kata, mime yang memiliki arti gerak tubuh tanpa kata dan ori yang berarti asli. Judul ini diangkat sebagai representasi dari sebuah seni olah tubuh tanpa kata yang mempresentasikan memori asli dari pengalaman masing-masing pelaku seninya yang dihidupkan kembali melalui ingatan. Seni pantomim bertajuk Mimori ini didukung oleh Dana Keistimewaan melalui Taman Budaya yang diprakarsai oleh pegiat seni pantomim di Yogyakarta untuk mengenang berpulangnya Jemek Supardi dan meneruskan kiprahnya sebagai salah satu ikonik seni pantomim Indonesia.

Press Conference Mimori
Press Conference Mimori
Ibu Purwiati selaku kepala Taman Budaya Yogyakarta menyebut gelaran ini merupakan salah satu langkah agar pantomin tidak berhenti begitu saja setelah kehilangan sosok yang berharga. Ia juga mengatakan bahwa ajang ini adalah bentuk apresiasi dari pemerintah daerah Daerah Istimewa Yogyakarta untuk karya besar Pak Jemek yang sudah berkiprah lama menjadi Bapak Seni Pantomim. Harapan dari terselenggara cara ini adalah semakin tumbuh junior-junior pantomim yang baru dan berkarya dimasa mendatang.

Akan ada beberapa agenda yang dipresentasikan dalam perhelatan ini, tak lain adalah pameran arsip untuk membuka memori masa lalu yang akan berlangsung selama tiga hari yang berkaitan dengan Jemek Supardi. Pameran arsip ini menampilkan beberapa foto dengan makna yang berbeda. Dengan melihat pameran ini, pengunjung diajak kembali untuk mengenal sosok Bapak Seni Pantomim dari Jogja. Karyanya yang begitu banyak selama hidupnya sukses ditampilkan kembali pada tiap bingkai pigura, seolah-olah karyanya tersebut mampu mewakili perasaan pengunjung dan persoalaan lingkungan yang sedang terjadi saat ini.
Pameran Arsip Mimori
Pameran Arsip Mimori
Sementara itu, pameran ini juga berusaha untuk membuat memori baru dengan kegiatan berupa progam workshop pantomim dan diskusi yang akan dihadiri oleh para tamu undangan. Pada hari terakhir juga akan ada Dialog Pantomim Indonesia yang akan dimulai sejak pukul sembilan pagi. Karena Mimori hadir sebagai peringatan 100 hari berpulangnya Jemek Supardi, Bapak Seni Pantomim Indonesia, maka tepat pada hari Sabtu, 22 Oktober 2022 akan diadakan Ibadat Misa pada pukul 18.00 WIB dan dilanjutkan dengan penampilan dari Asita Kaladewa.

Mimori berlangsung selama tiga hari, lebih tepatnya yaitu dimulai dari tanggal 21 sampai 23 Oktober 2022. Akan ada pertunjukan pantomim disetiap harinya. Pertunjukan tersebut dibawakan oleh 10 kelompok atau komunitas yang berasal dari berbagai daerah seperti Palembang, Jakarta, Malang, Surabaya, Solo, dan Purworejo. Penampilan ini tentunya juga akan melibatkan seniman pantomim di Jogja dan Sanggar Seni Kinanti Sekar. Berikut adalah jadwal penampilan seni gerak pantomim di area Gedung Societet Military Taman Budaya Yogyakarta mendatang.

Pada hari pertama, Jumat 21 Oktober 2022 akan ada penampilan dari Reza Mime Club, Mime9Solo, dan Doddy Micro. Selanjutnya untuk hari kedua, Sabtu 22 Oktober 2022 setelah diadakan workshop akan ada persembahan pantomim dari Palembang Mime Club, Pantomim Arek Suroboyo, dan Asita Kaladewa. Hari terakhir yang tidak boleh terlewatkan, tepat hari Minggu Jumat 23 Oktober 2022 akan ada Pentas Kinanti Sekar yang merupakan anak dari (Almarhum) Jemek Supardi. Dilanjutkan dengan pertunjukan dari Kopimoka Mime, Purworejo Mime, Sagalokamime, dan Septian Dwi Cahyo Studio. 

Beberapa seniman pantomim Jogja yang terlibat juga ada Deddy Ratmoyo, Broto Wijayanto, Jamaluddin Latif, FZ Enderiza, dll. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi mimori.ind@gmail.com atau kunjungi instagram @mimori.ind Jangan lupa datang dan ajak teman atau keluarga ya!


Duakakikuu
Hallo ! Salam kenal. Ada banyak hal yang saya gemari, salah satunya menulis disini. Terimakasih telah berkunjung, ikuti juga media sosial saya ya

Related Posts

Posting Komentar