Jelajahi Potensi Bisnis UMKM, IMA Chapter Sleman Lakukan Studi Wawasan

Posting Komentar

Rumah Produksi dan Sentra Edukasi Jadah Tempe Kaliurang
Rumah Produksi dan Sentra Edukasi Jadah Tempe Kaliurang

Jelajahi potensi bisnis UMKM, IMA Chapter Sleman lakukan studi wawasan di Omah Jadah Kaliurang dan Nara Kupu Village. Dalam era digital seperti saat ini, makin banyak bisnis yang berkembang dengan pesat, tapi masih banyak pula yang membutuhkan dorongan untuk mencapai potensi yang maksimal.


IMA Chapter Sleman sebagai organisasi yang memfokuskan pada aktivitas pengembangan pemasaran UMKM dan pariwisata di Kabupaten Sleman turut andil dalam kemajuan bisnis lokal di Sleman. Mereka melakukan studi wawasan demi membantu UMKM berkembang lebih pesat dan saling mendukung satu sama lain agar jadi kekuatan besar dalam sebuah perekonomian.


Studi wawasan ini muncul sebagai produk kolaborasi penuh semangat antara IMA, para blogger, dan berbagai pihak yang mendukung pada pertumbuhan UMKM Sleman. Sebanyak 70 peserta yang bergabung diajak untuk mengetahui proses pembuatan jadah tempe hingga mempromosikannya di media sosial dan juga mengenal Nara Kupu sebagai agrowisata di Sleman yang memiliki banyak potensi dan daya tarik yang ada.

Kunjungan ke Omah Jadah Kaliurang

Tujuan pertama dalam studi wawasan ini adalah menuju Rumah Produksi dan Sentra Edukasi Jadah Tempe Kaliurang. Omah Jadah Kaliurang adalah daya tarik baru yang bisa dikunjungi saat berada di sekitar Tlogo Putri. Bersama IMA Chapter Sleman, semua peserta studi wawasan berkesempatan untuk mencicipi jadah tempe khas Kaliurang dan turut serta dalam proses pembuatannya.

Omah Jadah Kaliurang
Omah Jadah Kaliurang


Proses pembuatan jadah diawali dengan mengukus beras ketan yang telah dicampur dengan bahan-bahan lainnya selama beberapa menit hingga matang dengan sempurna. Dari proses ini peserta bisa melihat bagaimana beras ketan yang telah matang kemudian ditumbuk agar menghasilkan tekstur yang pulen atau lembut. Kemudian proses berikutnya adalah menimbang dan membentuk jadah menjadi bulat pipih dan menumpuknya dengan tempe bacem. 


Jadah tempe yang sudah jadi lalu dibungkus atau digulung dengan daun pisang. Hal ini tidak hanya akan memberikan cita rasa khas saja, tetapi juga menjaga kelembaban hidangan agar lebih awet. Untuk penempatan jadah dan tempe pun tak boleh sembarangan. Kuliner satu ini memiliki filosofinya tersendiri. Dulu, jadah tempe bukan hanya sekadar hidangan bagi para pejuang Indonesia saja. Makanan ini menjadi simbol yang mendalam dan mencerminkan semangat bendera merah putih itu sendiri. 


Kombinasi warna putih yang dilambangkan dengan jadah serta merah yang digambarkan sebagai tempe bacem ini membuatnya lebih dari sekadar makanan biasa. Jadah tempe menjadi sebuah pesan tulus yang mengajarkan kita bahwa dalam hidup perlu merasakan pahitnya terlebih dahulu sebelum mendapatkan manisnya. Seperti saat kita menyantap jadah tempe, lidah pertama kali mencicipi gurihnya jadah sebelum akhirnya merasakan manisnya tempe. 


Di rumah produksi ini, peserta tidak hanya diajak untuk merasakan bagaimana cara membuat jadah tempe namun juga sebagai bentuk dalam mendukung UMKM dan pariwisata daerah. Kini Omah Jadah Kaliurang bukan sebatas toko oleh-oleh saja, namun jadi rumah untuk belajar, berkreasi, dan support produk lokal. Wisatawan bisa membeli produk-produk asli buatan wrga Sleman.

Mengenal Lebih Dekat Nara Kupu Village

Studi wawasan ini dilanjutkan menuju Nara Kupu Village, sebuah tempat yang tidak kalah seru untuk dikunjungi. Tempat ini sangat cocok untuk bersantai sambil menikmati alam. Salah satu daya tarik yang dimiliki adalah pengunjung bisa berwisata sambil belajar tentang pertanian, ekologi, dan alam. Tidak hanya belajar saja, pengunjung juga bisa panen dan membawa pulang sayuran segar yang ada. 


Nara Kupu juga turut berkolaborasi dan kerjasama dengan penggiat UMKM, pemerintah dan sektor swasta. Kolaborasi ini penting untuk menciptakan ekosistem yang lebih kondusif bagi pertumbuhan dan keberlanjutan UMKM setempat. Seperti halnya Nara Kupu yang menyediakan lapak berupa spot kuliner yang menggugah selera, pengunjung bisa mencicipi bakmi Jawa, pecel Madiun, dan kuliner lainnya.


Studi Wawasan Bersama IMA Chapter Sleman
Studi Wawasan Bersama IMA Chapter Sleman


UMKM memang butuh dukungan dan inovasi agar bisa tetap eksis dan tumbuh. IMA Chapter Sleman hadir sebagai agen perubahan yang membantu UMKM untuk mengatasi tantangan ini. Kita juga bisa turut serta dalam mendukung UMKM dan gerakan positif seperti yang dilakukan oleh IMA Chapter Sleman. Beli produk atau jasa dari UMKM lokal, kita pun sudah turut serta dalam mendukung ekonomi UMKM.


Jadi, mari bersama-sama menjelajahi potensi bisnis UMKM di sekitar kita. Dengan dukungan dari komunitas-komunitas yang peduli, kita bisa menciptakan masa depan ekonomi yang lebih cerah. Jadi, jangan lupa untuk selalu berpartisipasi dalam aksi positif ini, ya!

Duakakikuu
Saya senang berwisata dan sangat antusias dengan kuliner. Di blog ini, saya akan berbagi pengalaman dan rekomendasi tempat-tempat menarik untuk dikunjungi, serta makanan lezat yang dapat ditemukan di Yogyakarta. Ayo ikuti petualangan kuliner dan wisata saya !

Related Posts

Posting Komentar